Pusat Informasi & Rekonsiliasi Covid

Berdasarkan bukti ilmiah, COVID-19 bisa menular dari manusia ke manusia melalui percikan batuk/bersin, tidak melalui udara. Orang-orang yang paling berisiko tertular penyakit ini adalah orang2 yang kontak erat secara pasien COVID-19 termasuk dengan merawat pasien COVID-19. Selain itu, menerapkan Pencegahan serta Pengendalian Infeksi saat berpengaruh di fasilitas kesehatan bahkan unit gawat darurat.

Gejala utama luka virus corona adalah demam, batuk dan sesak napas. Kelompok lansia dan orang2 dengan penyakit menahun punya risiko lebih tinggi. Ketahui apa yang perlu dijalani saat mengalami 3 pokok itu. Hindari bepergian di luar rumah saat Kamu merasa kurang sehat, paling utama jika Anda merasa panas, batuk, dan sulit tumbuh. Segera hubungi petugas kesehatan terdekat, dan mintalah bantuan mereka.

Covid-19

Manfaatkan masker hanya ketika Kamu batuk atau bersin per melindungi orang lain. Apabila Anda tidak memiliki gejala-gejala itu, tidak perlu manfaatkan masker. Menggunakan masker tidak cukup melindungi diri dari infeksi virus corona. Kerap mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir kian efektif melindungi diri Kamu dari infeksi. Virus corona biasanya menunjukkan gejala-gejala pada 1 – 14 hari.

Karena itu, orang yang dicurigai harus diisolasi selama 14 hari, baik pada rumah sakit, rumah / lokasi lain dan dipantau gejala-gejala yang muncul diantaranya demam, batuk atau manggah. Untuk memastikan infeksi virus corona, suspek dapat mengikuti tes beberapa kali. Orang yang terinfeksi COVID-19 dan influenza akan mengalami tanda infeksi saluran pernafasan yang sama, seperti demam, batuk dan pilek. Walaupun gejalanya sama, tapi penyebab virusnya berbeda-beda, sehingga kita sulit mengidentifikasi masing-masing penyakit tersebut. Interogasi medis yang akurat disertai rujukan pemeriksaan laboratorium amat diperlukan untuk mengonfirmasi apakah seseorang terinfeksi COVID-19. Orang2 yang tinggal atau bepergian di daerah di mana virus COVID-19 bersirkulasi sangat mungkin berisiko terinfeksi. Aparat kesehatan yang merawat penderita yang terinfeksi COVID-19 berisiko lebih tinggi dan kudu konsisten melindungi diri mereka sendiri dengan prosedur pencegahan dan pengendalian infeksi dengan tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *